
Dengan menelaah sistem proporsional terbuka yang saat ini diterapkan, Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengulas dampaknya terhadap kualitas representasi politik, fragmentasi kepartaian, serta stabilitas pemerintahan presidensial. JPPR juga menyoroti krisis demokrasi internal partai politik dan risiko oligarki yang menggerus kedaulatan rakyat. Melalui analisis kritis dan rekomendasi kebijakan, JPPR menawarkan arah pembaruan sistem pemilu dan penguatan kelembagaan partai politik sebagai prasyarat utama bagi demokrasi yang lebih substantif, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.
