in Sindikasi_Media, Uncategorized

JPPR: Banyak Bacaleg Tanpa Dokumen Administrasi

JARINGAN Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dalam pantauannya mencatat banyak ditemukannya Partai Politik (Parpol) yang menyerahkan bakal calon anggota legislatif Pemilu 2014 dengan tidak disertai seluruh dokumen administrasinya.
Dengan adanya temuan tersebut, JPPR menilai banyak Parpol yang sebetulnya tidak atau belum menyiapkan dengan sungguh Bacaleg untuk bersaing pada pesta demokrasi tersebut.
“Ini menunjukan ketidaksiapan partai politik dalam menyiapkan syarat administrasi pencalonan,” kata Koordinator Nasional JPPR, M. Afifuddin, saat diskusi soal Pemilu di Kantor JPPR, Jakarta Pusat, Minggu (5/5).
Bahkan, kata Afifuddin, hal ini menjadi indikasi merekrut Bacaleg dari luar partai termasuk kesulitan untuk memenuhi calon 30 persen perempuan. “Ini akan mempersulit termasuk memenuhi kuota 30 persen perempuan,” ujarnya.
Dalam pemantauannya, JPPR juga banyak menemukan Bacaleg Parpol yang tidak menyetorkan ijazah. Menurut Afifuddin, ini juga menjadi indikasi sulitnya Bacaleg dalam melakukan proses kelengkapan administrasi ijazah, karena akan melibatkan lembaga pendidikan asal. 
Selain itu, JPPR juga menemukan banyaknya Bacaleg Parpol yang tidak menyetorkan KTP, juga membuktikan ketidakseriusan Bacaleg dalam pelengkapan administrasi. “Padahal, KTP adalah syarat paling mudah untuk dipenuhi, itu pun masih banyak yang belum menyerahkan,” kata Afifuddin.
Persoalan lain, yakni banyaknya ditemukan Bacaleg partai politik yang tidak menyetorkan syarat kartu tanda anggota (KTA), juga mengindikasikan bahwa Bacaleg bukanlah kader partai. “Kalau ini jelas. Kalau memang dia kader partai, otomatis ada KTA-nya dong,” ujarnya.
Dari semua temuan tersebut terutama dalam hal rekapitulasi bakal calon, JPPR menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya melakukan rekapitulasi dari surat pernyataan partai politik berdasarkan data dari Bacaleg yang dilaporkan. “Di samping itu, partai politik juga kurang cermat dalam menghitung data Bacaleg-nya,” kata Afifuddin.
Post: Jurnas, 05 Mei 2013
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment