in Pemilu 2014, Sindikasi_Media, Uncategorized

JPPR: Parpol Harus Libatkan Masyarakat Agar Jangan Ada Caleg Busuk!

Jakarta – Partai politik saat ini tengah berlomba untuk merekrut masyarakat yang ingin mendafar sebagai bakal calon anggota legislatif untuk Pemilu 2014. Proses ini harus melibatkan masyarakat untuk memastikan bahwa caleg yang maju bukan caleg yang busuk.
“Kita melihat parpol sejak awal tidak kuat dalam peran-peran fungsi politiknya, misalnya pendidikan politik, kemudian menyerap aspirasi publik. Maka tahapan pencalegan akan terasa berat,” kata Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Yusfitriadi dalam diskusi di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2013).
“Apalagi yang mendominasi caleg dari luar, karena yang penting kan cuma dua, popularitas dan uang itu cepat dipahami. Tapi integritas sulit dipahami,” kritiknya.
Maka menurutnya, sangat mungkin orang-orang yang tak punya integritas dan memahami peran dan fungsinya ini dimasukan dalam daftar caleg.
“Kalau saja parpol ingin kuat dan menghasilkan caleg yang bisa memberikan kontribusi besar bagi negeri, maka sosialisasi ke publik juga harus terbuka. Jangan muncul politisi busuk di partai itu,” ujarnya.
“Bagaimana tidak, orangnya dipenajara, daftarnya masih ada. Tersangka masuk jadi caleg, bagaimana itu secara etika,” tegas Yus.
Olehkarenanya, menurut Yus parpol harus memberi tahu ke masyarakat soal caleg dan masyarakat pro-aktif mengkritisi caleg partai politik.
“Pecalegan ini tahapan penting, bukan hanya soal parpol, tapi tahapan pencalegan ini tahapan sangat penting karena outputnya tidak boleh asal yang akan urus negeri ini,” jelasnya.
“Parpol harus terbuka, kalau si A korupsi, atau kena narkoba, namun tetap dipelihara, maka parpol tidak fair dan memelihara poltisi busuk,” imbuh Yus.
Hal itu tak berlebihan, menurutnya JPPR bersama koalisi LSM pada Pemilu 2009 sudah merilis politisi busuk, namun tidak ada perubahan dalam Pemilu 2014 ini.
“Ada yang kepilih dan banyak, dia korupsi lagi. Karenanya saya pikir tidak hanya niat baik KPU tapi juga parpol. Maka parpol harus serius terima masukan, kalau tidak terima ya sudah tertutup dan kerjakan sendiri serahkan daftar caleg ke KPU,” tuturnya.
Post: Detik.com, 22 Maret 2012
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) 

Post Comment