in Pilgub_DKI, Sindikasi_Media, Uncategorized

100 Hari Kerja, Jokowi Harus Rombak Birokraksi

JPPR, JAKARTA – Program 100 hari kerja Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atau Jokowi-Ahok yang unggul dalam quick count menjadi sorotan. Mereka harus berani merombak birokrasi di seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Menurut Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), yang paling bisa diukur 100 hari kerja itu, Gubernur DKI terpilih nanti bisa melakukan pengelolaan birokrasi yang transparan, bersih dan profesional. Ke depan, anggaran-anggaran untuk rakyat bisa disalurkan tepat sasaran.

“Paling tidak, rencana kerja 100 hari ke depan Gubernur terpilih bisa dijadikan tolak ukur, sejauhmana hasil perombakan birokrasinya. Apakah benar-benar sudah melayani warganya,” kata Manajer Pemantauan JPPR Masykurudin Hafidz kepada CentroOne.com di Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Masyarakat, lanjut dia, bisa mengukur pola kerja dan hubungan satu sama lain. Kalau program-program yang lain memang tidak bisa dalam 100 hari, masyarakat bisa menggunakan jalur DPRD untuk memanggil cagub dan cawagub terpilih agar melaporkan kinerja 100 hari.

“Nah ada kemajuan atau tidaknya itu dan rakyat sudah menikmati hasilnya, itu perlu menjadi evaluasi program kerja 100 hari ke depan. Kita evaluasi bersama-sama,” ujar Masykur.

 
 
repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment