in Pilgub_DKI, Sindikasi_Media, Uncategorized

Politik Uang Putaran Kedua Diduga Lebih Kencang

JAKARTA – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menduga bahwa dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta akan lebih tinggi intensitas politik uangnya.

“Di putaran kedua nanti (pelanggaran) akan sangat tinggi. Modelnya banyak,” ujar Manajer Pemantauan JPPR, Masykurudin Hafidz usai jumpa pers bertema Titik Rawan Putaran Kedua Pilkada Jakarta dan Antisipasinya” yang digelar di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2012).

Menurut Masykurudin, bentuk politik uang pun beragam, tidak hanya keluarkan sejumlah uang saja, namun juga model transfer, berupa barang bahkan mungkin ada beberapa tawaran tertentu yang tidak berupa uang.

Masykurudin mencontohkan, ada kabar yang berhembus bahwa di daerah Cililitan, Jakarta Timur, ada seorang yang memiliki kos-kosan yang memberikan tarif murah jika penyewanya memilih salah satu calon.

“Oleh karena itu di forum yang baik ini kami sampaikan, tolak uangnya jangan pilih orangnya. tetapi kalau dua-duanya ngasih jadi golput kan, makanya kami sekarang mulai menyuarakan tolak uangnya laporkan pemberinya,” kata Masykurudin.

Sumber: Tribun News dot com
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilin untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment