in Pilgub_DKI, Sindikasi_Media, Uncategorized

JPRR Temukan Indikasi Pelanggaran Saat Pencoblosan

JPPR, JAKARTA – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menemukan beberapa indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing tim dari pasangan kandidat dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Hal itu dibuktikan dengan terlihatnya segerombolan orang yang merupakan tim sukses dari pasangan kedua kandidat di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Hal ini diungkapkan oleh Manajer Pemantauan JPPR Masykurudin Hafidz saat jumpa pers di Cikini, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Menurutnya, sekelompok orang sekira tujuh sampai 10 orang yang mengenakan baju putih-putih bergerombol di TPS 09, TPS 20, dan TPS 22 Pegangsaan, Jakarta Pusat melakukan pengawasan dan arahan kepada warga yang akan memilih dengan memberikan petunjuk ucapan coblos nomor satu (kode jari).
“Kita mendapati sitasi yang berbeda dari putaran pertama. Kalau putaran pertama saksi yang banyak kan saksi pasangan calon nomor 3. Tapi sekarang semacam ada upaya menggerakkan. Kalau saksi satu, tapi di luar ada sekira tujuh orang yang tugasnya seperti saksi,” jelasnya.
“Sepertinya memang didesain betul. Kalau yang pakai baju putih ada pin kumis itu sepertinya tim,” sambungnya.
Selain itu, Hafidz menambahkan bahwa terdapat sekelompok orang dengan baju kotak-kotak di TPS 30, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan bahkan sampai membuat kegaduhan di lokasi.
“Bahkan ada yang kesannya mengganggu. Putaran pertama tidak ada sepert ini,” pungkasnya.
posting: okezone.com
repost: jaringan pendidikan pemilih untuk rakyat (jppr)

Post Comment