in Pilgub_DKI, Sindikasi_Media, Uncategorized

Visi dan Misi Cagub-Cawagub Tak Tersebar

JPPR, Jakarta – Manajer Pemantuan Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat Masykurudin Hafidz berpendapat, salah satu indikator rendahnya pemilih pada pemilihan umum kepala daerah DKI Jakarta, lantaran minimnya sosialisasi visi dan misi para calon kepada masyarakat. 

“Visi misi Pasangan calon inikan beragam, ada yang 10, 50 sampai 60 lembar. Pihak KPUD DKI Jakarta kesulitan menjadikan ini dalam 1 buku, sehingga pada hari H warga kesulitan dan tidak tahu Visi misi calon tersebut, ” papar Hafidz, di Jakarta, Jum`at (20/7).
Visi dan misi dari masing-masing pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub/cawagub) yang tidak dicetak atau disebarkan oleh KPUD ini, lanjut Hafidz, menyebabkan informasi yang diperoleh warga tidak berimbang dalam menentukan siapa calon yang akan dipilih. 
“Pasal 15 dalam peraturan KPU Nomor 14/2010 dinyatakan dalam rangka pendidikan politik dapat memfasilitasi penyebarluasan materi kampanye dan sosialisasi kampanye yang meliputi visi, misi dan pasangan calon. Dari hasil survei kami sebelum pemilihan juga diketahui sebanyak 76% warga tidak tahu visi dan misi calon ini,” jelas Hafidz. 
Berdasarkan hasil rekapitulasi pemungutan suara KPUD DKI Jakarta, menyebutkan angka golput mencapai 2.555.207 suara. Hasil Ini melebihi perolehan suara pemenang yakni Jokowi-Ahok yang memperoleh suara sebanyak 1.847.157 dan Foke-Nara sebanyak 1.476. 640. [WFZ]

Sumber: Gatra dot Com, 24 Juli 2012
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment