in Sindikasi_Media, Uncategorized

Pemenang Pemilu 2014 Masih Faktor Uang


JPPR, Jakarta – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) melihat tidak ada yang berubah secara signifikan pada sistem pemilihan umum (pemilu) 2009 dengan pemilu 2014. Pemenang pemilu 2014 adalah partai politik, calon presiden, dan calon anggota legislatif yang mempunyai uang banyak.

“Hampir-hampir tidak ada perubahan dalam sistem pemilu 2014 dengan 2009, uang akan (tetap) menjadi faktor penting untuk menang. Kita hanya berharap kepada peraturan KPU dan BAWASLU untuk mengatur soal-soal kampanye ini,” tegas Manajer Pemantauan JPPR, Masykurudin Hafidz, kepada INILAH.COM, Minggu (3/6/2012).

Menurut dia, peta politik pada Pemilu 2014 akan menarik karena tidak ada kekuatan yang dominan. Dalam pemilihan presiden (pilpres), misalnya, JPPR menilai kompetisinya akan berimbang karena tidak adanya kekuatan dominan tersebut. Sehingga pertarungan antar capres akan berlangsung sengit, karena masing-masing tim suksesnya akan mengeluarkan seluruh kekuatannya.

Hafidz mengatakan, capres yang mulai bermunculan belakangan ini masih itu-itu saja dan tidak memunculkan aktor baru. Bahkan, dia melihat kecenderungan capres mendatang dari keluarga dan para petinggi partai politik tertentu sehingga terkesan ekslusif. Hal ini justru membuat tingkat apatisme masyarakat semakin tinggi.

“Padahal semakin eksklusif pencalonan, semakin membuat apatisme tinggi. Semakin terbuka pencalonan, setidaknya membuka harapan baru bagi masyarakat,” tutur dia.

Karena dalam sistem pencalonan terbuka, menurut Hafidz, maka parpol harus membuka diri terhadap seluruh masukan, baik dari pengurus partai politik itu sendiri maupun dari masyarakat.

“Tidak hanya figur, tetapi visi, misi dan program yang ingin dijalankan. Dengan begitu pengurus bawah dan masyarakat merasa dilibatkan dalam pencalonan, dengan begitu apatisme turun dan partisipasi meningkat, karena ada rasa kepemilikan juga,” kata Hafidz. [yeh]


sumber: inilah dot com


Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment