in Publikasi, Uncategorized

Hasil Pemantauan Pemilu 2014 – JPPR

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) telah melakukan sejumlah aktivitas pendidikan pemilih dan pemantauan dalam setiap proses Pemilu yang berlangsung di Indonesia sejak tahun 1998. Semua aktivitas tersebut dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sadar, terdidik, dan ikut berperan aktif dalam kehidupan sosial politik yang berlangsung di Indonesia. Pemantauan Pemilu merupakan salah satu bentuk partisipasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam Pemilu. Lambat laun, peran-peran relawan dan lembaga pemantau yang terlibat memantau Pemilu semakin minim. Hal ini juga terjadi dalam pelaksanaan Pemilu 2014.Tidak banyak lagi aktor yang mau melakukan pemantaauan Pemilu, untuk memastikan kualitas Pemilu yang jujur, adil, dan demokratis tetap terjaga. Di tengah minimnya minat masyarakat untuk melakukan pemantauan dalam Pemilu 2014, JPPR tetap berupaya sekuat tenaga untuk melakukan aktivitas pemantauan. 
Pemilu 2014 dilakukan bersamaan dengan munculnya tradisi baru dalam masyarakat, yaitu antusiame dalam menggunakan teknologi informasi dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Facebook, twitter, BBM, WA, Youtube, menjadi beberapa media yang sangat banyak dimintai masyarakat untuk melakukan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Cepat dan esien, itulah diantara manfaat penggunaan sarana media sosial tersebut. Untuk menjembatani “tradisi baru” masyarakat dengan aktivitas pemantauan, JPPR mengembangkan pemantauan dengan menggunakan media sosial dan teknologi informasi. Tujuan kami sangat sederhana yaitu bagaimana menumbuhkan jiwa kesukarelawanan dalam memantau Pemilu dengan memanfaatkan media sosial dan perkembangan teknologi informasi.
Buku ini menyajikan temuan hasil pemantauan JPPR dalam Pemilu 2014 yang dilakukan dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi informasi. Sebagai cara baru untuk memantau, tentu masih ada banyak kekurangan. Paling tidak, ini merupakan salah satu ikhtiar yang dilakukan JPPR untuk tetap memelihara jiwa-jiwa kesukarelawanan dalam melakukan pemantauan Pemilu yang semakin hari semakin sepi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Seknas JPPR dan relawan yang terlibat dalam pemantauan ini. Tanpa mereka, tentu pemantauan Pemilu 2014 tidak bisa dilakukan. Terima kasih juga kami haturkan kepada KPU dan jajarannya sampai tingkat bawah, juga
Bawaslu dan jajarannya sampai tingkat bawah. Dengan kedua lembaga tersebutlah kami paling sering bersinggungan. Di satu sisi mereka adalah obyek pemantauan, tetapi disisi lain beberapa hasil pemantauan kita sampaikan ke KPU dan Bawaslu sebagai usulan perbaikan penyelenggaraan Pemilu di masa yang akan datang. Kepada Partai politik kami juga ingin menyampaikan terima kasih karena di beberapa aktivitas mereka menjadi obyek pemantauan. Terakhir kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Asia Foundation yang secara konsisten mendukung aktivitas pemantauan yang dilakukan JPPR. 
Semua aktivitas ini kita lakukan dengan niatan untuk mengawal dan memastikan bahwa proses Pemilu 2014 berjalan jujur, adil, demokratis, serta aksesibel bagi semua orang. Memastikan demokrasi kita berjalan lebih baik adalah tugas kita bersama.
Jakarta, November 2014
MochammadAfuddin

Koordinator Nasional JPPR

Post Comment