in Masykurudin Hafidz, Pemilu 2014, Sindikasi Media, Uncategorized

Caleg Incumbent Tersungkur Karena Jarang Turun ke Dapil

Rekapitulasi Suara Nasional
Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengungkap sebab mengapa para calon anggota legislatif (caleg) incumbent tersungkur dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Salah satunya, JPPR melihat mereka tidak sering turun ke bawah untuk menemui para konstituen.
“Mereka terlalu sibuk di pusat sehingga jarang turun ke dapil (daerah pemilihan),” kata Deputi Koordinator JPPR, Masykurudin Hafidz, di Media Center KPU, Jakarta, Rabu 30 April 2014.
Masykurudin tak menampik para caleg incumbent memiliki kualitas yang cukup baik. Namun, tak bisa dipungkiri, intensitas komunikasi dengan pemilih di daerah juga memegang peran yang cukup dominan.
“Yang lama (incumbent), paling datang ke Dapil sebentar. Yang bekerja justru tim suksesnya,” ujar dia.
Kondisi sebaliknya dilakukan oleh para caleg baru atau penantang. Masykurudin mencatat mereka relatif bekerja keras dengan membangun komunikasi dengan pemilih sejak awal.
“Mereka selalu berada di Dapil sehingga para pemilih merasa lebih dekat,” ucapnya.
Seperti diketahui, sejumlah caleg incumbent seperti Ketua DPR, Marzuki Alie, Sutan Bathoegana, Eva Kusuma Sundari, Nurul Arifin, Hajriyanto Y Thohari, Sidarto Danusubroto dan lain-lain terancam gagal kembali ke Senayan. Sebabnya, perolehan suara mereka dilewati oleh para caleg baru.
Saat ini KPU tengah melakukan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat nasional. Mereka akan mengumumkan nasib partai politik dan para caleg secara resmi pada 9 Mei 2014.
Post: VivaNews
Link: http://politik.news.viva.co.id/pemilu2014/news/read/500863-caleg-incumbent-tersungkur-karena-jarang-turun-ke-dapil

Post Comment