in Sindikasi_Media, Uncategorized

Khofifah-Herman Berpeluang Lolos

JAKARTA — Kemungkinan pasangan bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja diloloskan kembali dalam pilkada diperkirakan sangat tinggi. 
“Pintu untuk meloloskan Khofifah terbuka lebar. Karena, desakan dari masyarakat sangat tinggi,” kata Deputi Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz, Sabtu (27/7). 
Kemungkinan lolosnya Khofifah, menurut Masykurudin, didukung oleh aspek hukum. Dalam upaya hukum yang dilakukan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), kata dia, telah terungkap fakta di balik dukungan terhadap Khofifah dan cagub incumbent Soekarwo. Pimpinan Partai Kedaulatan dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah telah mengakui terjadi pemalsuan dokumen dukungan. Dan, terungkap adanya politik uang di balik dukungan kepada Soekarwo. 
Walau keputusan DKPP tidak berpengaruh terhadap pencalonan Khofifah, setidaknya fakta dalam dua kali persidangan memperlihatkan kinerja KPU Jawa Timur. Ketidakadilan sejumlah komisioner dan sikap tidak profesional akan menjadi pertimbangan kelanjutan pelaksanaan pilkada. 
Selanjutnya, dalam sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jawa Timur, diperkirakan Masykurudin juga akan mengungkap fakta yang sama. Tapi, karena putusan PTUN tidak final dan mengikat, nasib Khofifah-Herman tetap akan diputuskan oleh KPU Jatim. Tetapi, verifikasi ulang terhadap dukungan yang selama ini dipermasalahkan akan menjawab dengan sendirinya. Pasangan Khofifah-Herman, menurut Masykurudin, memenuhi syarat sebagai calon gubernur dan wakil gubernur. 
KPU Jatim, lanjut dia, akan sulit mengelak desakan publik yang sangat mendukung Khofifah. Tingginya kemungkinan Khofifah kembali disertakan dalam pilkada adalah karena tahapan pilkada yang masih cukup lama. Bila sidang DKPP dan PTUN berjalan cepat dan surat suara belum dicetak, Khofifah-Herman masih bisa disusulkan dalam pilkada. 
Sementara itu, KPU Jatim cukup optimistis dalam menghadapi upaya hukum yang dilakukan Khofifah untuk menggugat keputusan KPU. “Ketika beliau-beliau itu menggugat kami hargai sebagai langkah yang bagus. Tapi, kami juga meyakini produk KPU sudah benar, kami mengeluarkan keputusan sudah sesuai prosedur,” kata Anggota KPU Jatim Agus Mahfud Fauzi saat dihubungi, kemarin. 
KPU, menurutnya, pada persidangan selanjutnya akan mengungkapkan pendapat sesuai dengan kenyataan dan fakta hukum saat melakukan verifikasi terhadap bakal pasangan cagub. Persiapan yang sa¬ma juga akan dilakukan untuk menghadapi sidang di PTUN Jatim. Artinya, sebanyak apa pun tudingan tentang ketidakprofesionalan mereka, KPU Jatim akan menyiapkan jawaban sesuai dengan fakta yang ada. 
KPU Jatim akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DKPP dan PTUN Jatim. Bila putusan PTUN telah ada, hasil putusan tak akan serta merta dilakukan. Tetapi melewati sidang pleno di KPU Jatim terlebih dahulu. ed: nina chairani
Post: Republikas Cetak, 28 Juli 2013
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR

Post Comment