in Sindikasi_Media, Uncategorized

Duh, Banyak Bacaleg Belum Serahkan KTP dan Ijazah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk lebih cermat dalam melakukan verifikasi administrasi terhadap bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) pada Pemilu 2014 mendatang. Hal ini menyusul adanya berbagai temuan terkait ketidaklengkapan dokumen administrasi yang tidak diserahkan oleh Bacaleg partai politik.
Dari pantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), banyak ditemukan Bacaleg yang sama sekali tidak menyertakan berkas (nama saja). Selain itu, banyak Bacaleg yang tidak atau belum menyerahkan ijazah, atas nama Muhammad Al-khathath (PBB), Agoes Poernomo (PKS), Zulfieflimansyah (PKS), I Wayan Gunastra (Demokrat), Munarman (PPP), Jamal Mirdad (PDIP), Taufiq Effendi (Gerindra), dan Andre Hehanusa (PKPI).
Kemudian, JPPR juga menemukan banyak Bacaleg yang belum menyerahkan syarat Kartu Tanda Penduduk (KTP), atas nama Mahardika Rahmawati Soekarno (Nasdem), Pdt. Tonny Daud Kaunang (PAN), Munarman (PPP), Ratieh Sanggarwaty (PPP), Ribka Tjiptaning (PDIP), dan Imam Nahrawi (PkB).
Syarat lain yang juga belum dipenuhi oleh banyak Bacaleg, yakni syarat Kartu Tanda Anggota (KTA). Mereka antara lain, Thahjo Kumolo (PDIP), Saharuddin Daming (PBB), Kamal Fauzi (PKS), Abdul Kadir Karding (PKB), Andin Bahtiar (Hanura), Imron R. Hamid (Demokrat), Anggel Lelga (PPP), Emilia Contessa (PPP), Tabrani Syabirin (Gerindra), dan Freddy Numberi (Gerindra).
“Kepada Komisi Pemilihan Umum untuk secermat mungkin dalam melakukan verifikasi administrasi dan menjelaskan secara detail kepada partai politik, dimana letak kekurangan dan kesalahan pada saat mengembalikan Bacaleg tersebut kepada partai politik,” kata Koordinator Nasional JPPR, M. Afifuddin, di Jakarta, Minggu (5/5).
Oleh karena itu, Afifuddin pun mengingatkan partai politik untuk segera menyiapkan dan memenuhi seluruh kekurangan kelengkapan administrasi yang kurang dan yang wajib diserahkan. “Partai politik tidak boleh leha-leha, karena waktu perbaikan yang tidak panjang, yakni 9-12 Mei 2013,” ujarnya.
Post: Jurnas, 05 Mei 2013
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment