in Pemilu 2014, Sindikasi_Media, Uncategorized

Jalan Sehat KPU, Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar gerak jalan sehat, Minggu (7/04) pagi ini. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menyosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Jujur tahun 2014.
Gerak jalan sehat ini juga sekaligus untuk merangkul masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi itu berjalan baik.
Jalan sehat dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan start Monas dan diikuti ribuan peserta, termasuk anggota KPU, KPU DKI, Ketua Umum Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie, Ketua DPD Irman Gusman, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengingatkan masyarakat untuk aktif mengawasi pemilu mendatang dan menggunakan hak pilihnya.
Husni menjelaskan, tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu Legistatif 2009 hanya mencapai 71%. Karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk menaikkan tingkat partisipasi tersebut dengan menumbuhkan kepercayaan masyarakat atas pelaksanaan Pemilu.
Sebelumnya ia mengatakan KPU telah memperkirakan kenaikan partisipasi pemilih pada Pemilu legislatif 2014 sekitar 4% saja.
Sebelumnya, Menajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz telah mewanti-wanti KPU agar peningkatan partisipasi pemilih harus terus dilakukan dengan menanamkan rasa memiliki terhadap Pemilu yaitu dengan menjadikan pemilih sebagai subyek. “KPU perlu mengedepankan kepentingan utama pemilih dengan meningkatkan aspek pelayanan dalam setiap tahapan penyelenggaraannya,” ujarnya.
Melihat situasi saat ini, Masykurudin menilai KPU tidak bisa instan mengajak masyarakat. “Masyarakat pemilih kita tidak serta merta mempunyai minat yang tinggi jika tidak dipicu secara terus menerus oleh penyelenggara Pemilu,” terangnya.
Untuk itu, Masykurudin mengingatkan peningkatan partisipasi pemilih pada tanggal 9 April 2014 nanti perlu dimulai sejak dini dengan mengajak masyarakat untuk ikut secara substantif untuk selalu terlibat terhadap tahapan Pemilu. Bahkan Ia mengusulkan agar KPU membuka ruang yang luas dan mudah pada saat memberikan masukan dan penilaian terhadap daftar calon sementara (DCS) pada masa pencalonan. (K-2/Roy)
Post: Komhukam, 07 April 2013
Repost: JPPR

Post Comment