in Sindikasi_Media, Uncategorized

Banyak Dana Beredar di Luar Parpol

JAKARTA – Banyak dana partai yang beredar di luar parpol. Bahkan ketika PATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) turun tangan pun, partai politik belum tentu akan bersikap terbuka.
Hal itu dikatakan ucap Koordinator Divisi Legislasi dan Pemilu Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia Yurist Oloan, kepada “PRLM”, di Jakarta, Jumat (1/2).
“Secara normatif mungkin bersedia untuk terbuka, tapi dalam prateknya akan banyak dana-dana partai yang beredar di luar rekening parpol,” tutur Yurist.
Ia pun berharap kedepannya ada peraturan dimana calon legislatif dan calon eksekutif perlu melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Ya, menurut saya perlu, caleg dan calon eksekutif perlu melaporkan kekayaannya. Bila perlu juga kepada publik luas, karena mereka akan menggunakan uang publik (rakyat) juga nantinya bila terpilih,” kata Yurist.
Menurut dia, untuk tujuan yang mulia dan benar, serta demi Pemilu yang berkualitas, tidak ada jalan lain, KPU harus berani. Karena bila tidak, maka jangan berharap kualitas pemilu akan maksimal hasilnya.
Hal senada dikatakan Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz. Menurut Masykurudin, ketentuan tentang pembatasan dana kampanye harus diatur dengan ketat.
“Pengetatan ini sesungguhnya bisa dimulai dengan melakukan pembatasan yang rigid, karena rekening parpol dengan rekening kampanye sesungguhnya telah diatur untuk dipisah,” ucapnya.
Dalam hal rekening kampanye, kata dia, pengetatan ini bisa dimulai keterbukaan dana awal kampanye yang dimiliki oleh setiap parpol. Dengan demikian, bisa diketahui sumbangan yang masuk dan biaya yang dikeluarkan. (A-194/A-26).***
Post: Pikiran Rakyat 
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment