in Sindikasi_Media, Uncategorized

Spanduk Melanggar Estetika, Pelanggaran Pidana

CIANJUR- Spanduk ataupun baliho yang terpampang di wilayah Cianjur terutama dipasang di sejumlah titik yang seharusnya steril seperti pohon yang ada di kiri kanan jalan (kikaja), dinilai melanggar estetika di Cianjur.”Selain melanggar estetika , juga dapat dinilai melakukan pelanggaran Pilgub Jawa Barat, karena saat ini belum masuk pada tahapan kampanye,” kata Wakil Ketua Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Koordinator Kabupaten Cianjur, Rudiansyah, kemarin. Dia mengatakan, meskipun sudah ada penetapan nomor urut calon gubernur dan pasangannya, namun karena belum masuk pada tahapan masa kampanye, maka pemasangan spanduk dan baligho di lokasi yang dinyatakan bebas atribut kampanye, dapat dilaporkan sebagai pelanggaran pidana. “Ini yang menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya.Sementara itu, sejumlah petugas dari Badan Satuan Polisi Pamong Praja (BSPPP) Kabupaten Cianjur saat ini diturunken ke lapangan. 
Petugas diturunkan ke lapangan untuk menurunkan baliho dan spanduk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur jawa barat. “Saat ini di Cianjur, marak pemasangan baliho dan spanduk partai politik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur jawa barat,” papar Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja (BSPPP) Kabupaten Cianjur Toharo Sastra. Dia menandaskan, dalam penertiban baliho dan spanduk, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti dinas perizinan dan pendapatan daerah. Sedangkan jika dibiarkan, tentunya akan merugikan “Ini tentunya segera disikapi serius,” paparnya. Dia mengakui, pihaknya tidak bisa memberikan sanksi yang cukup kepada para pelanggar. “Karena hal ini sudah masuk ke ranah panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Cianjur,” imbuhnya.(den)
Post: Radar Sukabumi
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment