in Sindikasi_Media, Uncategorized

JPPR: Partai Politik Cenderung Sentralistik

Jakarta – Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz menilai partai politik di Indonesia cenderung sentralistik, belum terkonsolidasi dengan baik, dan baru aktif bekerja hanya menjelang pemilu. 
Hal tersebut terindikasi dari temuan proses verifikasi faktual terhadap kantor partai yang tidak sesuai domisili, serta pengurus yang tidak lagi menjabat, kata Masykurudin Hafidz melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Minggu. 
Temuan proses verifikasi faktual tentang kantor parpol di warnet, tambal ban, warung kopi dan rumah pribadi. 
Selain itu tentang pengurus parpol yang ternyata sudah tidak menjabat lagi dan menolak menjadi pengurus dan tentang data keanggotaan yang berasal dari unsur PNS/Polri menunjukkan partai-partai belum terkonsolidasi dengan baik dan baru aktif bekerja hanya menjelang Pemilu. 
Dia menduga, data-data yang diserahkan oleh partai politik ke KPU saat pendaftaran adalah data lama 2009 dengan tanpa dilakukan pembaharuan, sehingga perubahan yang terjadi pada level provinsi dan kabupaten/kota, termasuk alamat sekretariat, kepengurusan dan keanggotaan sudah banyak yang mengalami perubahan. 
“Temuan itu menunjukkan bahwa infrastruktur dan perangkat partai selama ini masih belum terstruktur secara baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kunci lolos tidaknya partai politik, dengan kondisi seperti ini, sesungguhnya ada dimasa perbaikan verifikasi,” ujar dia. 
Dia mengatakan perlunya melihat pembuktian terkait sejauh mana partai politik secara faktual mampu memperbaiki kekeliruan data tersebut dengan menunjukkan sekretariat, pengurus dan keanggotaan yang sebenar-benarnya. 
“KPUD juga perlu memberikan kesempatan yang sama bagi 18 partai politik susulan untuk membuktikan kelayakannya untuk lolos secara faktual di lapangan, sehingga aspek keadilan bagi semua partai politik dalam proses verifikasi ini bisa berjalan,” kata dia.
Post: Antara
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment