in Pemilu 2014, Sindikasi_Media, Uncategorized, Verifikasi Parpol

Tunda Umumkan Verifikasi Parpol Bukti KPU Tidak Solid

JPPR, JAKARTA – KPU RI akhirnya menunda pengumuman verifikasi administrasi partai politik calon peserta Pemilu 2014 hingga hari Minggu (28/10/2012).
Menanggapi hal tersebut Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafiz, menilai, mundurnya pengumuman oleh KPU menunjukkan internal KPU tidak mampu mengantisipasi dan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk mencermati hasil-hasil verifikasi yang dilakukannya sendiri.
Hafiz mengatakan hal tersebut juga dikuatkan dengan kabar bahwa pleno KPU berjalan alot dan bertele-tele.
“Sehingga keputusan KPU untuk mengambil hari terakhir untuk mengumumkan hasil verifikasi ternyata juga tidak dilaksanakan, ini bukti internal KPU tidak solid dan tidak terorganisir dengan baik,” kata Hafiz kepada Tribunnews.com, Jumat (26/10/2012).
Ia mengatakan, penundaan dengan cara mendadak seperti ini, secara manajemen akan mempengaruhi dan mengurangi tingkat kredibilitas KPU dalam bekerja.
Bahkan secara politis akan dimainkan oleh partai politik untuk mempertanyakan hasil verifikasi. “Apalagi proses kemarin yang berlangsung sudah banyak gugatan,” katanya.
Hafiz mengatakan semestinya KPU jujur dan terbuka kepada mengumumkan bahwa proses verifikasi membutuhkan waktu lagi dan menjelaskan sampai mana proses verifikasi itu.
“Tidak mendadak dan terkesan tak profesional,” ujarnya.
Menurut Hafiz, memundurkan jadwal hingga hari Minggu (28/10/2012) akan berakibat mundurnya proses verifikasi di tingkat provinsi.
Artinya, lanjut Hafiz, KPU harus menyusun ulang lagi tahapan verifikasi ini hinggal ke faktual.
“Tidak boleh ada yang dikorbankan soal tahapan di level apapun, sehingga waktunya tetap proporsional, melihat proses verifikasi yang molor begini bisa dibayangkan bagaimana sulitnya di verifikasi faktual, dan itu waktunya tidak boleh ada yang diperpendak hanya gara-gara pengunduran di verifikasi awal ini,” ungkapnya.
Untuk itu, kata Hafiz, pengumuman hasil verifikasi harus dibarengi oleh pengumuman oleh KPU tentang perubahan dan jadwal yang baru dari tahapan verifikasi partai politik ini.
Pengumuman jadwal ini harus dilakukan saat pengumuman verifikasi nanti agar terjadi kesamaan paham oleh semua pihak. “Ini catatan penting, agar KPUD, Bawaslu, Panwaslu, Partai politik dan pemantau mengetahui dan punya pandangan yang sama sata melakukan peranannya masing-masing,” katanya.
post: Tribun News
repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment