in Pemilu 2014, Sindikasi_Media, Uncategorized, Verifikasi Parpol

Penundaan Hasil Verifikasi oleh KPU, Berbau Politis


JPPR, Jakarta–Keputusan KPU menunda pengumuman hasil verifikasi partai politik yang akan bertarung di 2014 menuai protes dari berbagai kalangan. Keputusan KPU ini dinilai banyak unsur politis dan memicu polemik.
Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) menuntut KPU segera memberikan alasan secara resmi dan terbuka kepada publik. Baik terkait penundaan pengumuman maupun hasil pengumuman yang tidak meloloskan 18 partai.
Manager Pemantau JPPR, Masykurudin Hafidz mengatakan, banyak kejanggalan pada hasil verifikasi yang dilakukan KPU.
“Kali ini KPU tidak mengundang perwakilan partai politik untuk dipertemukan dengan tim verifikasi KPU, untuk menjelaskan alasan lolos dan tidaknya partai mereka,” jelas Masykurudin dalam pesan singkatnya, Senin (29/10).
JPPR menduga hal tersebut juga ada kaitannya dengan penundaan pengumuman hasil verifikasi.
“Terlebih lagi, bila dikaitkan dengan manajemen dan kesiapan tim verifikator untuk menjawab pertanyaan parpol yang bersangkutan, pasti gak akan bisa jawab,” tuturnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait alasan tidak lolosnya partai, JPPR menuntut agar KPU segera mengirimkan surat resmi ke setiap parpol dengan penjelasan yang rinci tentang hasil-hasil verifikasi administrasi ini.
“Hal ini penting agar partai yang bersangkutan mengetahuinya secara komprehensif, termasuk apabila partai-partai yang tidak lolos tersebut akan melakukan gugatan,” terangnya.
Dia menambahkan, setiap Parpol punya hak untuk mendapatkan informasi mengapa partainya tidak lolos. “Apalagi beberapa Partai seperti PKNU dan PDS akan menggugat, dan itu mesti ada landasannya, yaitu dari keterangan KPU,” tandasnya.
Awalnya KPU menjadwalkan akan mengumumkan hasil verifikasi pada Kamis, (24/10). Namun tanpa alasan yang jelas, KPU menunda hasil verifikasi tersebut, yang akhirnya keluar pada minggu malam (28/10).
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment