in Sindikasi_Media, Uncategorized

KPU bisa dimainkan parpol

JPPR, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menunda pengumuman verifikasi Parpol, Kamis. Penundaan dengan cara mendadak seperti itu menunjukkan bahwa internal KPU tidak mampu mengantisipasi dan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk mencermati hasil-hasil verifikasi yang dilakukannya sendiri. 
Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat, JPPR Masykurudin Hafidz melalui pesan singkat mennyatakan, penundaan itu, secara manajemen akan mengurangi tingkat kredibilitas KPU dalam bekerja. Lalu secara politis akan dimainkan oleh partai politik untuk mempertanyakan hasil verifikasi, apalagi proses kemarin yang berlangsung sudah banyak gugatan. 
“Mestinya KPU jujur dan terbuka saja ke publik, mengumumkan bahwa proses verifikasi membutuhkan waktu lagi dan menjelaskan sampai mana proses verifikasinya. Memundurkan jadwal menjadi minggu nanti pada 28 Oktober 2012 tentu akan berakibat mundurnya proses verifikasi ditingkat provinsi dan seterusnya. Artinya KPU harus menyusun ulang lagi tahapan verifikasi ini hingga ke faktual. Untuk itu, tidak boleh ada yang dikorbankan soal tahapan verifikasi di level apapun, sehingga waktunya tetap proporsional,”katanya. 
Melihat proses verifikasi yang molor begini, bisa dibayangkan bagaimana sulitnya di verifikasi faktual, dan itu waktunya tidak boleh ada yang diperpendek hanya gara-gara pengunduran di awal verifikasi ini. Oleh karena itu, pengumuman hasil verifikasi minggu nanti, harus dibarangi oleh pengumuman dan sosialisasi oleh KPU secara resmi melalui keputusannya tentang perubahan dan jadwal yang baru.
Ini catatan penting, agar KPUD, Bawaslu, Panwaslu, Partai politik, pemantau dan masyarakat pemilih mengetahui dan punya pandangan yang sama. 
(dat18/media)
Post: Waspada.com
Repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) 

Post Comment