in Sindikasi_Media, Uncategorized

JPPR keluhkan SOP tim verifikator KPU


JPPR, Jakarta — Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengeluh ketika berhadapan dengan tim verifikator Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bagaimana tidak, tim verifikator tidak dilengkapi dengan standard operating procedure (SOP), selama bertugas memeriksa dan memverifikasi berkas partai politik peserta pemilu 2014.
“Mereka (verifikator) tidak dilengkapi SOP verifikasi parpol. Bagaimana kita bisa menyatakan bahwa KPU telah sesuai atau tidak sesuai dalam verifikasi parpol,” kata Kordinator JPPR Yus Fitriadi saat konfrensi pers terkait verifikasi parpol di gedung KPU, Jl Imam Bonjol Jakarta, Selasa (9/10).
Menurut Yus, JPPR sebagai LSM pemantau pemilu pertama yang mendapat akreditasi dari KPU, sudah meminta SOP yang dimaksud. Namun saat meminta, KPU hanya sebatas menjanjikan akan diberi.
“Kami ingin pastikan jaminan pada verifikator. Kami minta SOP pada KPU, tapi selama ini tidak dijanjikan kapan diberikan SOP,” lanjut Yus.
Menurut Yus, JPPR tidak mungkin memantau jalannya proses verifikasi parpol jika tim verifikatornya sendiri tidak dilengkapi dengan SOP. “Sehingga kami tidak mungkin memantau tanpa rujukan,” terangnya.
repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment