in Pilgub_DKI, Sindikasi_Media, Uncategorized

Panwaslu Janji Tindak Tiap Pelanggaran Pilkada

JPPR, Jakarta – Panitia Pengawas Pemilu menyatakan akan tetap menindak setiap pelanggaran yang ditemukan pada hari pencoblosan. “Akan ditindak bila cukup bukti,” ujar Anggota Panwaslu DKI Jakarta M. Jufri saat dihubungi, Kamis, 20 September 2012.
Ia mengatakan penindakan akan berlaku bagi temuan yang ditemukan pengawas di lapangan, maupun temuan pemantau dan warga. “Silakan laporkan, sertakan bukti, lebih baik jika ada saksi,” ujarnya.
Ia mewanti-wanti agar temuan pelanggaran segera dilaporkan. Karena umur pelanggaran tak boleh lebih dari seminggu ketika dilaporkan ke Panwaslu. “Kalau tidak, akan kadaluarsa,” ujarnya. Laporan-laporan tersebut akan diterima hingga pelantikan gubernur terpilih pada akhir Oktober nanti.
Sore tadi, Jaringan Pendidikan Pemilih untuk (JPPR) menggelar konferensi pers. Mereka menemukan sejumlah pelanggaran dalam pemilihan gubernur. Pelanggaran itu antara lain terkait politik uang yang –jika terbukti—bisa membuat pasangan calon didiskualifikasi.
Salah satu temuan JPPR adalah adanya pemberian uang Rp 100 ribu terhadap warga di wilayah Tanah Abang untuk mencoblos salah satu calon. “Akan kami telusuri informasi tersebut,” ujar Jufri. Menurutnya, Panwaslu tak akan mengendorkan tugasnya meski pencoblosan sudah berakhir. Mereka berjanji tetap proaktif mengawasi tindak kecurangan sampai pemenang pesta demokrasi warga Jakarta ini dilantik.
post: tempo.co
repost: jppr

Post Comment