in Pilgub_DKI, Sindikasi_Media, Uncategorized

Panwaslu Harus Tetap Tindak Pelanggaran di Pilkada DKI

“Proses demokrasi harus tetap berjalan walaupun di beberapa lembaga yang melakukan quick count, Jokowi menang dengan selisih yang cukup jauh, tapi aturan harus tetap ditegakkan. Masyarakat membutuhkan itu sebagai pendidikan politik”
Jakarta, Aktual.co — Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk tetap memproses setiap pelanggaran yang terjadi di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) pada putaran kedua.
Menurut Masykurudin proses demokrasi harus berjalan terus walaupun quick count telah menentukan salah satu pasangan calon sebagai pemenang. 
“Proses demokrasi harus tetap berjalan walaupun di beberapa lembaga yang melakukan quick count, Jokowi menang dengan selisih yang cukup jauh, tapi aturan harus tetap ditegakkan. Masyarakat membutuhkan itu sebagai pendidikan politik,” ujar Masykurudin di kantor Panwaslu, Jakarta Pusat, Jumat (21/9).
Dia juga mengatakan, dia telah menemukan beberapa pelanggaran yang terjadi di lapangan pada Pemilukada putaran kedua. Kasusnya masih sama dengan yang ditemukan pada Pemilukada putaran pertama yaitu ada warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
“Relawan kami masih menemukan warga yang tidak bisa menggunakan hak pilih,” ucapnya.
Pihak JPPR juga menemukan tiga kasus pemilih tidak terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) namun bisa memberikan hak pilihnya. “Ada di TPS 019 Kampung Rambutan, TPS 010 Karet Tengsin, dan TPS 01 Johar Baru,” tambahnya.
Dia berharap Panwaslu bisa menindaklanjuti laporannya yang disertai satu buah bundel bukti berupa foto. Meskipun yang membuat pelanggaran dari pihak yang kalah harus tetap ditindaklanjuti sehingga Panwaslu sendiri dapat mempertanggungjawabkan kredibilitasnya kepada masyarakat.
“Meski yang melanggar pihak yang kalah, harus tetap diproses untuk kredibilitas,” pungkas Hafidz.
Post: actual.co
repost: Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Post Comment